Jumat, 22 Juli 2011

Ada Sesuatu

Ada Sesuatu

Kta temen Aq :
Ada sesuatu dari caramu mendekat-menjauh. Tak seperti kebanyakan orang yang kukenal, tetapi sulit untuk kujelaskan. Aku hanya sanggup berusaha tidak mengacuhkanmu saja, bersikap wajar dan seolah tak tertarik dengan apa yang ingin kau bicarakan. Sebab setiap kali kau tiba dan memulai percakapan, aku ragu hendak menawarkanmu apa.

Aku hanya senang sewaktu kau datang. Gembira menghabiskan waktu ini bersamamu. Hanya saja tiap kali kuamati caramu berbicara, aku mencium bau luka yang tak begitu asing semilir dari kalimatmu. Itulah mengapa aku menyuruhmu pergi dan bicara pada hewan peliharaanmu saja. Karena mungkin hanya beberapa saat aku sanggup menahan diri. Karena bisa saja aku tak kuasa tidak menggenggam jemarimu.

Tetapi sungguh, ada yang tak bisa kutebak di matamu. Semacam embun pada kaca jendela yang menutup bayangan di pekarangan. Aku menangkap samar sebuah nama di balik kabut matamu. Nama itukah yang menyelipkan sunyi di hatimu untuk kemudian kau pelihara?

Duhai Nona, jika saja takdir berbaik hati menyisakan hidup setidaknya beberapa tahun lagi bagiku. Tentu aku tak perlu bertele-tele memberimu alasan yang tak masuk akal supaya kau bergegas. Karena sore, lanskap kota, dan aroma uap kopi ini tak akan berarti apa-apa jika kau tak berada di sampingku.

Kta Aq :
Ada kalany perasaan itu tidak bisa ditebak dan ada kalany tebakan dri seseorg ttg prasaan itu salah.
Tpi yg aq tau...
Perasaan hanyalah sebuah perasaan yg kadang ada dan kadang tidak.
Tpi bkan berarti perasaan tersebut tidak bisa dipercaya.....
Jujur tentang perasaan, itu yg penting.
Jika ya katakan ya, jika tdk katakan tidak.
Kerusaha gmn cara agar keinganan itu bsa terwujud..
Tanpa merusak yang lainnya...

2 komentar:

  1. wuih,,,langsung di post nya,,,mantep"....gud gud gud

    BalasHapus
  2. iyah dung kang....
    belum ada inspirasi nee...
    bantu aq mencari inspirasi dungg....

    BalasHapus